bahasa Arab Angka 1-20 dan peraturan dalam Penggunaannya
Dalam bahasa Arab, bilangan atau angka disebut bersama dengan ‘adad. sedang angka yang dibilang disebut sebagai ma’dud. Angka didalam bahasa Arab terbagi merasa dua, yaitu bilangan pokok dan tingkat.
Mengutip buku pandai Berbahasa Arab Madrasah Aliyah Kelas XI oleh Hendri Kusuma Wahyudi, bilangan pokok adalah angka yang memperlihatkan kuantitas bila satu, dua, tiga, dan berikutnya tetapi bilangan tingkat adalah angka yang memperlihatkan rangkaian contohnya: pertama, ke dua ketiga.
Ada beberapa ketentuan yang wajib diperhatikan di dalam penggunaan angka antara bahasa Arab. tetapi sebelum akan mempelajari lebih lanjut, ada baiknya sekiranya anda mengenali terlebih dahulu bahasa Arab angka 1-20 di bawah ini.
Apa bahasa Arab Angka 1-20 sampai 20?
Berikut adalah bahasa Arab angka 1-20 yang dihimpun berasal dari buku pandai Berbahasa Arab Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV oleh Yusak Burhanudin.
١ = waahidun / وَاحِدٌ
٢ = itsnaani / اِثْنَانِ
٣= tsalaatsatun / ثَلَاثَةٌ
٤ = arba’atun / أَرْبَعَةٌ
٥ = khamsatun / خَمْسَةٌ
٦ = sittatun / سِتَّةٌ
٧ = sab’atun / سَبْعَةٌ
٨ = tsamaaniyatun / ثَمَانِيَةٌ
٩ = tis’atun / تِسْعَةٌ
١٠= ‘asyratun / عَشْرَةٌ
١١= ahada ‘asyara / أَحَدَ عَشَرَ
١٢= itsnaa ‘asyara / اِثْنَا عَشَرَ
١٣= tsalaatsata ‘asyara / ثَلَاثَةَ عَشَرَ
١٤= ‘arba’ata ‘asyara / أَرْبَعَةَ عَشَرَ
١٥= khamsata ‘asyara / خَمْسَةَ عَشَرَ
١٦= sittata ‘asyara / سِتَّةَ عَشَرَ
١٧= sab’ata ‘asyara / سَبْعَةَ عَشَرَ
١٨= tsamaaniyata ‘asyara / ثَمَانِيَةَ عَشَرَ
١٩= tis’ata ‘asyara / تِسْعَةَ عَشَرَ
٢٠= ‘isyruuna / عِشْرُوْنَ
Baca juga histori dan postingan Angka di dalam bhs Arab dari 1-30 yang Benar
Penggunaan Angka didalam bhs Arab
Menukil buku Hafal 3000+ Kata bahasa Arab: Meliputi Kata Kerja, Kata Benda, dan Kata karya Akbar Syamsul Arifin, tersebut adalah sebagian ketetapan penggunaan angka antara bhs Arab.
1. Untuk ‘adad 1 dan 2
‘adad ini diletakkan sehabis ma’dud. ‘Adad 1 dan 2 mengikuti ma’dud-nya di dalam hal tipe (mudzakkar atau muannats), maupun jumlahnya (mufrad atau mutsanna).
Misalnya:
Mudzakkar:
كتاب واحد
(1 buku)
کتابان اثنان
(2 buku)
Muannats:
سيارة واحدة
(1 sepeda)
سياتان اثناتان
(2 sepeda).
2. Untuk bilangan 3 sampai 10
‘adad diletakkan sebelum ma’dud, dan ma’dud berbentuk jamak. Contohnya:
Mudzakkar:
ثلاث تجلات
(3 majalah)
أربع مجلات
(4 majalah)
خمس مجلات
(5 majalah)
ست مجلات
(6 majalah)
سبع مجلات
(7 majalah)
ثماني مجلات
(8 majalah)
تسع مجلات
(9 majalah)
عشر مجلات
(10 majalah)
Muannats:
ثلاثة أفلام
(3 pena)
أربعة أقلام
(4 pena)
لخمسة أقلام
(5 pena)
ستة أفلام
(6 pena)
سبعة أقلام
(7 pena)
ثمانية أقلام
(8 pena)
تسعة أقلام
(9 pena)
عشرة أقلام
(10 pena)
3. Untuk ‘adad 11-19
‘adad di tempatkan sebelum saat kata benda yang dibilang (ma’dud), dan disesuaikan dengan style ma’dud-nya (mudzakkar atau muannats). sedang ma’dud-nya mesti bersifat tunggal (mufrad) dan harakat pada akhirnya dibaca tanwin fathah. Misalnya:
Mudzakkar:
أحد عشر مكتبا
(11 meja)
إثنا عشر مكتبا
(12 meja)
ثلاثة عشر مكتبا
(13 meja)
أربعة عشر مكتبا
(14 meja)
خمسة عشر مكتبا
(15 meja)
ستة عشر مكتبا
(16 meja)
سبعة عشر مكتبا
(17 meja)
ثمانية عشر مكتبا
(18 meja)
تسعة عشر مكتبا
(19 meja)
Muannats:
إحدى عشرة مدرسة
(11 sekolah)
إثنتا عشرة مدرسة
(12 sekolah)
ثلاث عشرة مدرسة
(13 sekolah)
أربع عشرة مدرسة
(14 sekolah).
خمس عشرة مدرسة
(15 sekolah)
ست عشرة مدرسة
(16 sekolah)
سبع عشرة مدرسة
(17 sekolah)
ثماني عشرة مدرسة
(18 sekolah)
تسع عشرة مدرسة
(19 sekolah)
4. Untuk ‘adad 20-99
‘adad di tempatkan sebelum benda yang dibilang (ma’dud), dan disesuaikan bersama dengan type (mudzakkar atau muannats) ma’dud tersebut sedangkan ma’dud-nya mesti wujud tunggal (isim mufrad) dan harakat selanjutnya dibaca tanwin fathah. Misalnya:
عشرون سيارة
(20 mobil)
واحد وعشرون كتابا
(21 buku)
خمسون مدرسة
(50 majalah)
5. Untuk ‘adad 100-1000 dan seterusnya
‘adad di tempatkan sebelum akan benda yang dibilang (ma’dud), dan disesuaikan bersama gaya (mudzakkar atau muannats) ma’dud berikut sedangkan ma’dud-nya perlu bentuk tunggal (isim mufrad), dan harakat akhirnya dibaca tanwin kasrah. Misalnya:
مائتا رجل
(200 pria)
أربع مائة بيت
(400 rumah)
ألف شهر
(1000 bulan)
Mudzakkar dan Muannats dalam bahasa Arab
Mengutip buku ilmu Nahwu bahasa Arab oleh Talqis Nurdianto, mudzakkar dan muannats kategori isim yang dicermati dari segi gendernya. Mudzakkar untuk lelaki sedangkan muannats untuk perempuan. Mudzakkar dan muannats ini termasuk berguna untuk penggunaan kata pembawaan sekaligus kata yang disifati.
ADVERTISEMENT
Mufrad dan Mutsanna dalam bahasa Arab
Masih mengutip buku ilmu Nahwu bahasa Arab oleh Talqis Nurdianto, mufrad adalah kata isim yang bermakna satu (buah, ekor, orang, dan lainnya), sedang mutsanna berarti dua atau double. pemanfaatan kedua isim ini terkait antara posisi kata di dalam sebuah kata-kata apakah sebagai subjek, objek, atau sehabis preposisi.
Fungsi Angka dalam bhs Arab
Bahasa Arab merupakan tidak benar satu bhs Semit tengah yang termasuk di dalam rumpun bahasa Semit dan berkerabat bersama dengan bhs Ibrani dan Bahasa-bahasa Neo Arami.
Bahasa Arab meresmikan lebih banyak penutur daripada bahasa-bahasa lainnya didalam rumpun bhs Semit. bhs Arab dituturkan oleh lebih dari 280 juta orang sebagai bahasa peryama yang mana sebagian besar tinggal di Timur tengah dan Afrika Utara.
Bahasa Arab merupakan bhs formal berasal dari 25 negara dan salah satu bhs yang banyak dibaca oleh umat manusia di dunia sebab besarnya kuantitas umat Islam yang ada di dunia. bhs Arab dipakai didalam Al-Quran dan beraneka hadis atau kitab yang dijadikan sumber pembelajaran oleh umat Islam.
Dikutip dari buku Tata bahasa Arab: Buku Pendampingan Belajaran bhs Arab Untuk Pemula oleh Endang Switri (2020: 117) angka atau bilangan dalam bahasa Arab kenyataannya tidak jauh berbeda bersama dengan bilangan-bilangan di Indonesia, bedanya hanyalah didalam bhs dan tulisan-tulisannya saja.
Pembelajaran tentang angka juga mulai salah satu materi belajar bhs Arab yang memerlukan diketahui. dalam bahasa Arab, angka meresmikan beberapa manfaat utama di antaranya adalah sebagai berikut:
Sebagai alat yang bakal melancarkan komunikasi
Sebagai alat yang dapat mengekspresikan diri
Sebagai alat yag bakal beradaptasi antara lingkungan sosial
Sebagai alat yang buisa mengontrol lingkungan sosial