Kolonialisme VS Imperialisme Pengertian Perbedaan style dan Contohnya
Kolonialisme adalah menyadari mengenai penguasaan oleh suatu negara atas daerah atau bangsa lain bersama maksud untuk memperluas negara itu.
Negara yang lakukan praktek kolonialisme dapat mengeksploitasi sumber daya alam dan manusia berasal dari tujuan kolonialnya.
Kolonialisme dapat membuat perubahan susunan sosial, fisik, dan ekonomi suatu lokasi untuk kepentingan penakluk.
Menurut buku siswa peristiwa Indonesia untuk SMA/MA Kelas XI 2019, kolonialisme dan imperialisme adalah dua praktek yang saling terhubung.
Seperti antara masa penjajahan Belanda, yang bermula dari kolonialisme menjadi imperialisme.
Baca terhitung Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 167, aktivitas 6 Kurikulum Merdeka: masa Kolonialisme dan Jepang
Perbedaan Kolonialisme dan Imperialisme
Kolonialisme lebih fokus antara penguasaan lokasi dan sumber daya supaya datang pindahan orang ke wilayah baru yang merasa pemukim tetap.
Sementara, imperialisme lebih fokus pada penguasaan politik, psikologi bangsa, dan menanamkan dampak pada bangsa yang dijajahnya.
Koloni berasal berasal dari kata Latin ‘colonus’ yang menandakan ‘bertani’.
Sedangkan Imperialisme berasal dari kata Latin ‘imperium’ yang berarti ‘memerintah’.
Imperialisme adalah proses politik yang bertujuan menjajah negara lain untuk memperoleh kekuasaan dan keuntungan yang lebih besar.
Pada ERA penjajahan Belanda, kongsi dagang Verenigde Oostindische Compagnie (VOC) tidak hanya mencari beruntung berasal dari kolonialisme di Hindia Belanda.
VOC sesudah itu memaksakan monopoli perdagangan, politik adu domba, perang, dan kekerasan untuk memperluas area kekuasaan dan dampak politik di masyarakat.
Baca terhitung Mengenal Apa itu Kolonialisme: Pengertian, Latar Belakang Kolonialisme & pertalian Imperialisme
Berikut ini jenis-jenis Kolonialisme dan Imperialisme menurut Oxford Dictionary, ThoughtCo, Insight on India, dan Cambridge Dictionary.
Jenis kolonialisme:
1. Kolonialisme Pemukim
Kolonialisme pemukim adalah style kolonialisme di mana penduduk tradisi berasal dari wilayah yang dijajah dipindahkan oleh pemukim yang secara permanen membentuk penduduk di sana.
Kolonialisme pemukim ini mengakibatkan tingkat kemiskinan yang tidak seimbang di antara penduduk asli.
2. Kolonialisme Eksploitasi
Kolonialisme eksploitasi adalah pemakaian kebolehan untuk menguasai negara lain untuk mengeksploitasi penduduknya sebagai tenaga kerja dan sumber energi alamnya sebagai bahan mentah.
Dalam lakukan eksploitasi kolonialisme, penguasa kolonial hanya mengusahakan menambah kekayaannya bersama dengan menggunakan masyarakat pribumi sebagai tenaga kerja murah.
3. Kolonialisme Pengganti
Kolonialisme pengganti melibatkan proyek pemukiman yang dapat dukungan oleh kapabilitas kolonial.
Dalam praktiknya, sebagian besar pemukim tidak berasal berasal dari group etnis yang persis bersama kapabilitas yang berkuasa.
4. Kolonialisme Internal
Kolonialisme internal adalah rencana kemampuan struktural yang tidak merata antara wilayah suatu negara.
Sumber eksploitasi berasal dari didalam negara.
Hal ini ditunjukkan bersama langkah kontrol dan eksploitasi bakal berganti dari orang-orang berasal dari negara penjajah ke populasi imigran di negara yang baru merdeka.
Jenis Imperialisme:
1. Imperialisme Protektorat
Bentuk imperialisme protektorat berjalan disaat suatu negara dapat menyesuaikan dirinya sendiri melewati pemerintahan internalnya sendiri, tetapi tetap dikendalikan oleh kapabilitas luar.
Kekuatan luar ini biasanya memiliki pengaruh yang besar pada negara itu.
2. Imperialisme Lingkup Pengaruh
Imperialisme lingkup efek adalah negara yang mengklaim atas pemeriksaan eksklusif atau dominan atas lokasi atau teritori asing.
3. Imperialisme Ekonomi
Imperialisme ekonomi adalah kondisi di mana satu negara membuka banyak kebolehan ekonomi atau pengaruh pada negara lain.
Baca terhitung Profil dan Kisah Cut Nyak Dhien, Pahlawan Nasional Wanita yang Menentang Kolonialisme Belanda
Contoh Kolonialisme dan Imperialisme
Kolonialisme adalah arti yang digunakan untuk menggambarkan pemukiman di tempat-tempat seperti:
– India
– Australia
– Amerika Utara
– Aljazair
– Selandia Baru
– Brasil
– Afrika lagi tengah oleh Inggris
– Afrika Barat dan Utara oleh Prancis
*) segalanya dikuasai oleh orang Eropa.
Sementara Imperialisme dideskripsikan di mana pemerintah asing menyesuaikan wilayah tanpa pemukiman yang signifikan.
Contohnya:
– Dominasi Amerika atas Puerto Rico dan Filipina
– Perebutan Afrika pada abad ke-19
– Dominasi Cina di Vietnam berasal dari 111 SM sampai 983 M.